Dalam perjuangan yang tidak kenal lelah, seorang aktivis dakwah, Fitriyadin (39) terus menginspirasi banyak orang, meski harus menjalani perawatan cuci darah rutin akibat gagal ginjal. Aktivis asal Tasikmalaya ini telah mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan pesan-pesan kebaikan dan memperkuat komunitas melalui berbagai macam kegiatan dakwah di Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya.
Fitriyadin didiagnosis mengidap penyakit ginjal kronis sejak delapan tahun lalu. Meskipun mengalami sakit yang membuatnya harus menjalani cuci darah dua kali dalam seminggu,dengan perjalanan yang cukup jauh dari lokasi tempat tinggalnya ke rumah sakit, semangatnya untuk berdakwah tidak pernah pudar. Ia sering membagikan pengalaman dan kisah hidupnya kepada masyarakat, dengan harapan dapat memberikan motivasi bagi mereka yang juga sedang berjuang melawan penyakit tersebut.
“Setiap kali menjalani cuci darah, saya selalu berdoa agar Allah memberikan kekuatan kepada saya untuk terus berdakwah. Mungkin di luar sana masih banyak yang lebih menderita, jadi saya merasa bersyukur masih bisa berkontribusi,” : Ujar Fitriyadin saat ditemui di Rumah Sakit Dokter Soekardjo No.33 Empangsari Kecamatan Tawang Kabupaten Tasikmalaya.
Masyarakat sekitar pun memberikan dukungan yang luar biasa, banyak yang terinspirasi oleh ketabahan dan dedikasinya, dan secara sukarela membantu dalam setiap proses pengobatan yang terus berjalan.
“Jangan pernah menyerah dalam perjuangan, Tuhan selalu memberikan jalan agar kita selalu dekat dengan-NYA, meski terkadang kita harus melewati jalan yang tak sesuai dengan hati kita,” : kata Asep Aid Mutaqin saat bersilaturahmi dengan beliau.
Dukungan moral yang kuat dan pengobatan yang konsisten, bisa membantunya untuk tetap aktif dalam kegiatan dakwah, support mitra dakwah yang kerap kali hadir dalam menyebarkan pesan-pesan kebaikan melalui media sosial, membuat kegiatan dakwahnya tetap berjalan lancar meski dari jarak jauh.
“Buat temen-temen untuk selalu memperbanyak minum, hindari makanan kemasan, pola hidup yang baik, jangan terlalu banyak begadang akan sesuatu yang tidak penting, ketika Allah sudah berkehendak apapun, keputusan mana yang mampu kita tolak” : Pungkas Fitriyadin.
Kisah Fitriyadin menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa dalam keadaan apapun, semangat untuk berbagi dan berbuat kebaikan tetap bisa dilakukan. Masyarakat diharapkan dapat lebih peka terhadap masalah kesehatan dan memberikan dukungan kepada sesama yang membutuhkan.
#PerjuanganCuciDarah
#DesberSimpang
#Tasikmalaya
#Jabar5
#RumahZakat
#BikinBahagia
Penulis : Asep Aid Mutaqin
Editor : Aji Azhari
Sumber Berita : Fitriyadin











