JAKARTA, InfoTanahAir.com – PT Berikan Teknologi Indonesia selaku produsen susu ikan mengeklaim, bahan baku susu ikan berasal dari ikan yang ditangkap nelayan tradisional. CEO PT Berikan Teknologi Indonesia, Yogie Arry menyebut, hal itu yang menyebabkan harga susu ikan relatif murah. “Jadi kita menggunakan ikan-ikan yang secara ekonomis rendah,” ujar Yogie dalam program Obrolan Newsroom di YouTube Kompas.com, Rabu (11/9/2024). Produsen Sebut Bahan Utama Susu Ikan dari Asam Amino Ikan Yogie menyebut, ikan utuh dengan harga murah hasil tangkapan nelayan tradisional selama ini kurang termanfaatkan. Bahkan, 70-80 persen ikan hasil tangkapan nelayan kerap kali tidak dihargai sepadan di pasaran. Paus Fransiskus Tiba di Timor Leste Artikel Kompas.id Akibatnya, sisa ikan yang tidak laku di pasaran terpaksa dibuang ke perairan. Ide Susu Ikan buat Program Gizi Nasional, Apakah Lebih Ekonomis? “Mereka enggak dapat harga bagus, akhirnya mereka balikin lagi ke laut, menjadi polusi di laut,” ungkap Yogie. Menurut Yogie, industri susu ikan justru menghidupkan perputaran ekonomi nelayan tradisional, sekaligus memberikan jaminan harga di pasaran. “Secara langsung meningkatkan pendapatan mereka,” imbuh dia. Susu Ikan Dinilai Tidak Bisa Jadi Pengganti Susu Sapi, Ini Alasannya Adapun susu ikan muncul sebagai alternatif dalam program makan bergizi gratis, program yang digagas presiden terpilih RI Prabowo Subianto. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengusulkan agar susu ikan digunakan sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada susu sapi impor. “Susu ikan bisa membantu kita mengurangi ketergantungan pada impor susu sapi. Ini akan mendukung sektor perikanan nasional dan menyediakan sumber protein lokal yang lebih terjangkau,” kata Teten kepada awak media di Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Penulis : Achmad Nasrudin Yahya, Fitria Chusna Farisa
Editor : tim redaksi
Sumber Berita : kompas.com











